Penatalaksanaan pemeriksaan CT Scan lidah  kasus CA lidah

Penatalaksanaan pemeriksaan CT Scan lidah kasus CA lidah

21 April 2018Ca Lidah, CT Scan Lidah, flow rate, head first, kontras mediaDilihat: 3.206 Kali

Annila Suryo Saputro1 , Istiqomah Dwi Astuti2

 

Instruktur Radiologi di Unit Dignostic Imaging RSUP Persahabatan Jakarta

2 Mahasiswa Jurusan Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Jakarta II

 

ABSTRACT

Background: Tongue Cancer “means a malignant tongue tumor, which can invade surrounding tissue and can spread to other body parts even thoughObjective: To describe and understand the procedure of CT Scan Tongue examination at the General Hospital of Friendship CenterMethod: The method used is in the form of Observation. The location of this examination was done in Unit Dignostic Radiology RSUP Persahabatan in March 2018. Sample examination using one patient CT Scan Tongue with clinical Ca Tongue, shooting the image axial, coronal and sagittal. Using MSCT Aircraft brand Siemens Sensation 64 Slice and Printer CareStream DryView 6850 Laser ImagerResult: On examination of CT Scan Tongue with Ca case of Tongue in RSUP Perahabatan. Position of supine patient on examination table with head first position. Scanning done 2 stages of pre contrast and post contrast by entering contrast media and NaCl according to body weight with flow rate 3 ml / s, scanning area covers vertex until smphysis menti.Conclusion: CT Scan Tongue to obtain good quality CT Scan images with contrast delivery of intra venous media to meet the criteria of the desired image by the clinic. Keywords: CT Scan Tongue, Ca Tongue, head first, media contrast, flow rate

 

ABSTRAK

Latar belakang: Kanker Lidah” berarti tumor lidah yang menjadi ganas, yang dapat menyerang jaringan sekitar dan dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya meskipun jauh

Tujuan : Untuk menguraikan dan memahami prosedur pemeriksaan CT Scan Lidah di Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan

Metode : Metode yang digunakan adalah berupa Observasi. Lokasi pemeriksaan ini dilakukan di Unit Dignostic Radiologi  RSUP Persahabatan pada bulan Maret 2018. Sample pemeriksaan menggunakan satu pasien CT Scan Lidah  dengan klinis Ca Lidah, pengambilan gambar yaitu gambar axial, coronal dan sagital . Menggunakan Pesawat MSCT merk Siemens Sensation 64 Slice dan Printer CareStream DryView 6850 Laser Imager

Hasil : Pada pemeriksaan CT Scan Lidah dengan kasus Ca Lidah di RSUP Perahabatan. Posisi pasien supine diatas meja pemeriksaan dengan posisi head first. Sebelum dilakukan scanning, terlebih dahulu lidah pasien di ganjal dengan spons atau stick ice sehingga ada jarak antara langit langit mulut dengan lidah dan ada jarak antara dasar mulut dengan lidah. Scanning dilakukan 2 tahap yaitu pre contrast dan post contrast dengan memasukkan contrast media dan NaCL sesuai berat badan dengan flow rate 3 ml/s, area yang di scanning mencakup vertex hingga smphysis menti.

Kesimpulan: CT Scan Lidah untuk mendapatkan kualitas gambar CT Scan yang baik dengan pemberian kontras media intra vena sehingga memenuhi kriteria gambar yang diinginkan oleh klinis.

 

Kata kunci :  CT Scan Lidah, Ca Lidah, head first, kontras media, flow rate

 

Pendahuluan

Computed Tomography merupakan pilihan awal yang sering digunakan dalam modalitas pencitraan, tidak hanya untuk diagnosis tetapi juga untuk memandu pengobatan. Salah kasus yang terjadi pada pemeriksaan ct scan lidah ialah Ca Lidah. Karsinoma lidah merupakan keganasan kepala dan leher yang paling sering terjadi. Indonesia memiliki prevalensi sekitar 6/100.000 .(1)

Computed Tomography (CT) merupakan suatu proses untuk menghasilkan variasi gambar mulai dari cross sectional gambar 3D dengan hasil gambaran yang sebenarnya dari system organ anatomi yang diteliti, gambaran objek berupa potongan-potongan tubuh secara axial atau transversal dengan menggunakan prinsip tomography yang di lengkapi dengan sistem komputer sebagai alat pengolahan data(3–6). Dengan meningkatnya teknologi CT seperti detektor multislice, penggunaan CT akan terus meningkat (7). Setiap generasi baru dari CT Scan menghasilkan protokol yang semakin kompleks dan sulit untuk memanipulasi untuk ahli radiologi (8)(9). CT telah terbukti mampu mendeteksi perbedaan koefisien atenuasi, dengan akurasi yang lebih baik dari 0,5% (10–12).

Kanker lidah adalah suatu neoplasma malignat yang timbul dari jaringan epitel mukosa lidah dengan selnya berbentuk squamous cell carcinoma (cell epitel gepeng berlapis) dan terjadi akibat ransangan menahun, juga beberapa penyakit-penyakit tertentu (premalignant).(9) sehingga kegananasan jenis karsinoma yang mengenai lidah hampir 95 % berupa karsinoma sel skuamosa.(10) Kanker lidah berkembang dari sel-sel skuamosa, sel-sel lidah normal yang tadinya tumbuh dan membelah secara teratur dan terkontrol menjadi tidak terkendali sehingga akan terus tumbuh dan membelah, maka terbentuklah massa jaringan yang abnormal, disebut tumor lidah. Tumor lidah ini bersifat lokal dan tidak menyebar. Sedangkan istilah “Kanker Lidah” berarti tumor lidah yang menjadi ganas, yang dapat menyerang jaringan sekitar dan dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya meskipun jauh yang dikenal dengan istilah metatase.

Pada CT Scan, image quality terdiri atas beberapa  komponen dan masing-masing dipengaruhi oleh beberapa parameter teknik, terdapat berbagai indikator parameter untuk menghasilkan gambar yang optimal antara lain : slice thickness, pitch, range, faktor eksposi, FOV, gantry fit, rekonstruksi algoritma, window width dan window level. Kualitas gambar CT Scan dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu : spatial resolusi, kontras resolusi, noise dan artefak(13,14).

Berdasarkan data di peroleh dari jurnal (TKT-KL,2012) bahwa Insiden karsinoma lidah di Indonesia masih belum diketahui dengan pasti tetapi bila dibandingkan dengan hasil penelitian di luar negeri dapat dikatakan bahwa insidennya masih jarang. 3 Insiden pada penderita laki-laki di Perancis adalah 8 per 100.000 orang sedangkan di India adalah 6 per 100.000 orang. Pada tahun 2009 di Amerika ditemukan 10.520 kasus baru karsinoma lidah dan diperkirakan terjadi 1900 kematian. Karsinoma lidah lebih sering terjadi pada laki-laki dengan perbandingan laki-laki dan wanita adalah 2 : 1 serta lebih sering ditemukan pada usia lanjut daripada usia muda.(1)

Berdasarkan penjelasan diatas maka penulis akan mengkaji lebih detail tentang Teknik Pemeriksaan CT Scan Lidah di RSUP Persahabatan Jakarta

 

 

 

References

  1. Wahyuni SS, Kentjono WA. Diagnosis dan…(Sri SH, Widodo AK). THT-KL. 2012;5:44–61.
  2. Onkologi R. Karsinoma lidah. 2015;36.
  3. Seeram E. COMPUTED TOMOGRAPHY Physical Principles, Clinical Applications, and Quality Control. 3 rd. Columbia: Patricia Tannian; 2009. 559 p.
  4. Daniel N. DeMAIO, BS R. Exam Review for COMPUTED TOMOGRAPHY. 2nd ed. West Hartford, Connecticut: Jeanne Olson; 2011. 224 p.
  5. Fishman CDCEK. Multislice CT. A Pratical Guide. 1 st. Verlag Berlin Heidelberg New York; 2004. 233 p.
  6. Hofer M. CT Teaching Manual.pdf. 2rd ed. 2009. 203 p.
  7. Ravenel JG, Scalzetti EM, Huda W, Garrisi W. Radiation Exposure and Image Quality in Chest CT Examinations. Am J Roentgenol. 2001;177(2):279–84.
  8. Raman SP, Mahesh M, Blasko R V., Fishman EK. CT Scan Parameters and Radiation Dose: Practical Advice for Radiologists. J Am Coll Radiol. 2013 Nov;10(11):840–6.
  9. Kim Y, Kim YK, Lee BE, Lee SJ, Kim Y, Yk K, et al. Ultra-Low-Dose CT of the Thorax. 2015;(March 2013):1197–202.
  10. McCullough EC, Baker HL, Houser OW, Reese DF. An evaluation of the quantitative and radiation features of a scanning x-ray transverse axial tomograph: the EMI scanner. Radiology. 1974;111(3):709–15.
  11. G.N H. Computerized transverse axial scanning(tomography):Part I description of system. Br J Radiol. 1973;46(552):1016–22.
  12. Leipsic J, Nguyen G, Brown J, Sin D, Mayo JR. A prospective evaluation of dose reduction and image quality in chest CT using adaptive statistical iterative reconstruction. Am J Roentgenol. 2010;195(5):1095–9.
  13. ROMANS LE. COMPUTED TOMOGRAPHY for TECHNOLOGISTS; A Comprehensive Text. New York: The valuable contributions made by the following professionals who revieved this text; 2011. 402 p.
  14. Karthikeyan D. Step by Step CT Scan. New Delhi: Jaypee Brother; 2005. 209 p.
Share

Artike Terkait

Butuh Bantuan? Hubungi Kami
Batal
Login dengan NIR bisa dilakukan setelah melakukan update keanggotaaan.